Thursday, 17 January 2013

CARA TERNAK PARKIT


Ternak Parkit sangat mudah. Disamping bisa menghasilkan income tambahan juga karena perawatannya yang mudah dan tidak repot. Itulah sebabnya usaha ini kian diminati banyak orang. Burung parkit sangat menarik dan indah, bahkan juga lucu. Burung ini sangat disukai berbagai kalangan mulai anak-anak sampai dewasa, dari  kalangan pehobi bahkan sampai ibu-ibu. Langsung saja kita bahas bagaimana sebaiknya cara cara beternak parkit yang mudah itu.

Hal yang perlu disiapkan adalah kandang, ukurannya sedang saja sekitar 2x1x2 (PxLxT). Sangkar ini kapasitas maksimal 30 pasang, bisa diisi kurang dari itu. sangkar terbuat dari kawat strimin karena paruhnya yang sangat kuat bisa merusak sarang kalau terbuat dari kayu. Kawat strimin banyak dijual di toko bangunan. ukuran lebar nya sekitar 92cm, usahakan pilih kawat yang berwarna / sudah dicat untuk mencegah korosi, biasanya warna hijau. beli yang roll rollan biar murah, sekitar 120 ribuan 12 meter.


contoh kandang parkit



Jangan lupa menambahkan angkringan dan juga rumah anakan atau kalau di solo namanya "glodok". tempat bertelur si parkit.



kemudian taruh indukan parkit. Untuk pemula biasanya 10 pasang.
berikut ciri parkit jantan dan betina. jantan memiliki warna biru dibagian atas hidungnya, dan untuk betina warnanya putih kotor atau krem. jangan lupa berikan glodok, satu glodok untuk satu pasang parkit. tetapi yang perlu diperhatikan sebaiknya lebihkan jumlah glodoknya untuk meminimalisir terjadinya perang rebutan glodok yang kerap terjadi.

untuk modal awalnya anda bisa menghitung sendiri. sekarang sepasang indukan parkit dijual sekitar 80 - 100rb. dan untuk kandangnya kita bisa bikin sendiri.

Makanan 
Makanan utama parkit adalah biji-bijian, dalam hal ini milet putih dan jagung muda. Berikan juga makanan tambahan berupa sayuran hijau seperti kangkung dan tauge. Sediakan tumbukan batu bata merah ataupun pasir untuk membantu pencernaannya, sekaligus mencukupi kebutuhan mineralnya.
Untuk melihat manfaat mineral pada burung, Air minum tetap harus disediakan meski dalam jumlah tidak terlalu banyak, karena sebagian kebutuhan air tercukupi dari buah-buahan dan sayuran terutama kangkung dan tauge.


Untuk meningkatkan kesuburan telur, daya tetas, dan kualitas piyikan yang menetas, kedua indukan (baik jantan maupun betina) perlu mendapat asupan bergizi, terutama yang nutrisi yang berkaitan dengan aspek reproduksi (protein, vitamin E dan vitamin K). Untuk memastikan kecukupan nutrisi esesianl tersebut, Anda bisa menggunakanBirdMature, suplemen khusus untuk burung penangkaran, yang bisa dikonsumsi induk jantan maupun betina.


Anakan
Pindahkan anakan parkit kalau sudah berumur 40 hari. anakan ini sudah bisa dijual.




Perawatan
Perawatan yang rutin adalah membersihkan kandang, karena kandang yang kurang bersih berakibat pada kesehatan burung yang akan menurun. jangan lupa jagalah kesediaan air minum dan pakan si parkit karena jumlah indukannya yang banyak.
Setelah kurang lebih 3 bulan burung parkit akan mulai bertelur dan satu bulan kemudian kita dapat menikmati hasilnya...selamat mencoba

6 comments:

  1. NICE ARTIKEL SOB...IZIN SHARE Z EA N SALAM KENAL !!!

    ReplyDelete
  2. Sob saya masih kurang jelas yang ini nih..

    Makanan
    Makanan utama parkit adalah biji-bijian, dalam hal ini milet putih dan jagung muda. Berikan juga makanan tambahan berupa sayuran hijau seperti kangkung dan tauge. [[=> Sediakan tumbukan batu bata merah ataupun pasir untuk membantu pencernaannya <=]] , sekaligus mencukupi kebutuhan mineralnya.


    tulisan diatas yan sya beri panah :[[=> Sediakan tumbukan batu bata merah ataupun pasir untuk membantu pencernaannya <=]]

    itu maksutnya batu batanya harus dihalusin dahulu ya..??

    ReplyDelete
  3. terimakasih banyak atas tipsnya sangat membantu saya salam kenal ajma.....!

    ReplyDelete